Malam telah larut dalam kesunyian dan kegelapan, tapi rasa yang kurasakan tetap berada jauh didalam lubuk hatiku, ia telah tertanam dan tumbuh subur dalam jiwaku. Andaikan rasa ini tidak pernah datang, mungkin aku…… mungkin aku akan tetap berada dalam sebuah penantian yang indah, karena menanti rasa yang mengukir tentang cinta untuk menghiasi hatiku, cinta yang bak sinar senja yang memancarkan cahaya keindahan dalam fatamorgana keagungan Tuhan.

Namun, Rasa yang telah lama kurindukan akhirnya telah datang, rasa itu membawa kabar tentang cinta. Tapi, kawan! Entahlah, aku bingung memikirkan tentang rasa ini, rasa ini telah mendatangkan dua rasa yang berbeda tapi satu.

Bukannya aku tak bahagia ketika rasa ini datang, tapi rasa ini mengharuskanku untuk memilih, Aku tak mau melanggar prinsipku dalam memaknai cinta, bagiku cinta adalah SATU, satu tentang rasa kesetiaan, satu tentang rasa kepercayaan dan satu bukanlah dua, dua yang bisa menghancurkan satu.